Bentuk Realisasi Konkret MoA, DPUPR Purbalingga dan Politeknik Madyathika Gelar Sertifikasi Pelaksana Lapangan
Tanggal Publish : Selasa, 30 Juni 2026
Kategori : Berita
PURBALINGGA - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga bersama Politeknik Madyathika dan LSP ATAKI menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi (Level 4). Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 Gedung Politeknik Madyathika pada Selasa (30/6/2026) ini merupakan bentuk realisasi konkret dari Memorandum of Agreement (MoA) yang telah disepakati kedua belah pihak.
Langkah taktis ini diambil guna memastikan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tingkat institusi langsung membuahkan aksi nyata. Sebanyak 30 peserta dari unsur DPUPR Kabupaten Purbalingga dan civitas akademika Politeknik Madyathika dilibatkan secara intensif untuk meningkatkan standardisasi keahlian lapangan.

Sekretaris Program Studi Manajemen Konstruksi Politeknik Madyathika, Agus Erwansyah, S.T., M.T., menegaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi ini membuktikan komitmen kampus dalam mengeksekusi perjanjian kerja sama secara cepat dan terukur.
"Kami tidak ingin kerja sama ini hanya berhenti di atas kertas atau seremonial belaka. Penyelenggaraan sertifikasi irigasi hari ini adalah bukti nyata bahwa MoA antara Politeknik Madyathika dan DPUPR Purbalingga langsung bergerak di tataran implementasi demi mendongkrak kualitas SDM konstruksi daerah," ujar Agus, mewakili Direktur Politeknik Madyathika.
Di sisi lain, Kepala DPUPR Kabupaten Purbalingga, Drajat Uji Wakhyono, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pemilihan Politeknik Madyathika sebagai mitra eksekusi didasari atas kesiapan infrastruktur dan keselarasan kurikulum vokasi yang dimiliki kampus. Pihaknya berharap legalitas sertifikat kompetensi ini dapat langsung berdampak pada efisiensi dan ketepatan mutu proyek fisik irigasi di Purbalingga.
"Sinergi ini adalah model ideal kolaborasi antara pembuat kebijakan dan institusi pendidikan. Melalui implementasi MoA yang terarah ini, kita bersama-sama memastikan bahwa para pelaksana di lapangan memiliki kualifikasi yang teruji untuk menekan risiko kegagalan struktur bangunan," kata Drajat.
Melalui momentum ini, Politeknik Madyathika kembali memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam melahirkan tenaga kerja siap pakai yang responsif terhadap dinamika industri konstruksi nasional.
